Cara membuat celengan dari
Kardus
Bahan dan alat:
- Kardus
- Gunting
- Tali
- Lem
- Paku
Langkah- langkah:
1. Guntinglah kardus membentuk (+) dengan ukuran yang sama
2. Lipatlah kardus tersebut membentuk persegi
3. Gunting lagi kardus berbentuk persegi dengan ukuran yang sama seperti yang tadi
4. Lubangi bagian pinggir Kardus yang pertama digunting dengan paku
5. Masukan tali pada lubang tali
6. Lem kardus yang tadi di gunting pada bagian bawah
7. Lubangi bagian atas kotak untuk memasukan uang,dan celengan akhirnya jadi
Ngaos
Rabu, 15 April 2020
Kamis, 09 April 2020
Puisi tentang guru
Guru
Guru...
Kau adalah orang tua kami
Setelah orang tua kandung kami
Kau mengajarkan kami banyak hal
Mulai dari bagaimana caranya menulis,membaca,sampai menghitung
Guru...
Kau bagaikan pelita dalam kegelapan
Kau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Jasa jasa mu sungguh besar bagi kami
Kau mencerdaskan anak bangsa
Kau tak pernah lelah mengajarkan kami
Kau dengan ikhlas mengajar kami tanpa berharap imbalan
Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Terimakasih atas semua jasa jasa mu
Jasamu selalu terkenang dalam hidup kami
Oh.... Guru...
Kami takkan pernah melupakanmu
Perjuanganmu sangat berarti bagi kami.....
Guru...
Kau adalah orang tua kami
Setelah orang tua kandung kami
Kau mengajarkan kami banyak hal
Mulai dari bagaimana caranya menulis,membaca,sampai menghitung
Guru...
Kau bagaikan pelita dalam kegelapan
Kau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Jasa jasa mu sungguh besar bagi kami
Kau mencerdaskan anak bangsa
Kau tak pernah lelah mengajarkan kami
Kau dengan ikhlas mengajar kami tanpa berharap imbalan
Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Terimakasih atas semua jasa jasa mu
Jasamu selalu terkenang dalam hidup kami
Oh.... Guru...
Kami takkan pernah melupakanmu
Perjuanganmu sangat berarti bagi kami.....
Selasa, 07 April 2020
Assalamu'alaikum wr.wb
Dalam kesempatan kali ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya pas pergi rihlah ke Cirebon.
Beberapa bulan yang lalu tepatnya bulan september 2019 hari minggu,saya dan teman sepesantren berangkat ke Cirebon untuk rihlah ke makam Sunan Gunung Jati.
Pada waktu itu kami berangkat pas subuh dan melaksanakan solat subuh di masjid yang berada di Bangbayang,setelah itu kami pun melahirkan perjalanan menuju Cirebon ditengah perjalanan kami berhenti untuk makan terlebih dahalu,setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan kembali.
Sesampainya disana tepatnya yang pertama kami tuju adalah kraton kesepuhan Cirebon, tapi kami tidak masuk kedalamnya kami hanya melihat diluarnya saya,setelah itu kami memutuskan untuk menuju tempat yang selanjutnya yaitu makam Sunan Gunung Jati tidak hanya ke makam Sunan Gunung Jati saja kami juga mengunjungi makam gurunya. Setelah dari saya kami pergi ke pelabuhan lalu kami juga pergi ke pantai.Disana kami bermain air sampai pas,setelah sore kami pun memutuskan untuk pulang.
Dalam kesempatan kali ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya pas pergi rihlah ke Cirebon.
Beberapa bulan yang lalu tepatnya bulan september 2019 hari minggu,saya dan teman sepesantren berangkat ke Cirebon untuk rihlah ke makam Sunan Gunung Jati.
Pada waktu itu kami berangkat pas subuh dan melaksanakan solat subuh di masjid yang berada di Bangbayang,setelah itu kami pun melahirkan perjalanan menuju Cirebon ditengah perjalanan kami berhenti untuk makan terlebih dahalu,setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan kembali.
Sesampainya disana tepatnya yang pertama kami tuju adalah kraton kesepuhan Cirebon, tapi kami tidak masuk kedalamnya kami hanya melihat diluarnya saya,setelah itu kami memutuskan untuk menuju tempat yang selanjutnya yaitu makam Sunan Gunung Jati tidak hanya ke makam Sunan Gunung Jati saja kami juga mengunjungi makam gurunya. Setelah dari saya kami pergi ke pelabuhan lalu kami juga pergi ke pantai.Disana kami bermain air sampai pas,setelah sore kami pun memutuskan untuk pulang.
Jumat, 03 April 2020
Puisi Tentang Ibu
Ibu
Ibu betapa mulianya dirimu
Kau terlahir dengan penuh kasih sayang
Kau mengukir banyak kenangan
Dalam hidup ku
Ibu...kaulah pahlawanku
Tanpamu aku takkan bisa seperti ini
Jasa-jasa mu sungguh berarti dalam hidup
Semua pengorbananmu dan kesabaranmu membuatku begitu sayang padamu
Kau yang mengandung
Kau yang melahirkan
Dan kau yang menyusui
Bahkan kau yang membesarkan ku
Oh...ibu....
Engkau wanita yang penyabar
Derajatmu sangat tinggi dibanding ayah
Kau berjuang tanpa lelah demi merawatku
Ibu...
Semoga tuhan membalas jasamu
Atas semua perjuangan dan pengorbananmu
Semua yang pernah kau lakukan kepadaku
Semua itu takkan pernah aku lupakan
Ohh Ibu...
Aku sangat mencintaimu
Ibu betapa mulianya dirimu
Kau terlahir dengan penuh kasih sayang
Kau mengukir banyak kenangan
Dalam hidup ku
Ibu...kaulah pahlawanku
Tanpamu aku takkan bisa seperti ini
Jasa-jasa mu sungguh berarti dalam hidup
Semua pengorbananmu dan kesabaranmu membuatku begitu sayang padamu
Kau yang mengandung
Kau yang melahirkan
Dan kau yang menyusui
Bahkan kau yang membesarkan ku
Oh...ibu....
Engkau wanita yang penyabar
Derajatmu sangat tinggi dibanding ayah
Kau berjuang tanpa lelah demi merawatku
Ibu...
Semoga tuhan membalas jasamu
Atas semua perjuangan dan pengorbananmu
Semua yang pernah kau lakukan kepadaku
Semua itu takkan pernah aku lupakan
Ohh Ibu...
Aku sangat mencintaimu
Senin, 30 Maret 2020
Assalamu'alaikum wr.wb
Perkenalkan nama saya ayi hoerunnisa saya kelas 12 tkj di smk alhidayah sukamanah
Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya ketika saya masuk pesantren,pada waktu itu saya masuk pesantren bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah.yang saya rasakan saat itu biasa saja walaupun saya harus berpisah dengan orang tua,karena sudah terbiasa jauh dari mereka. Disini saya belajar untuk hidup mandiri,dari yang tadinya saya tidak bisa apa-apa hingga akhirnya saya bisa dan menjadi sebuah kebiasaan. Dan itu semua menjadi hal baru yang positif untuk saya yang harus saya lakukan.
Langganan:
Postingan (Atom)